Showing posts with label Mystery. Show all posts
Showing posts with label Mystery. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

Se7en (1995)

Director: David Fincher
Writer: Andrew Kevin Walker
Cast: Brad Pitt, Morgan Freeman, Gwyneth Paltrow
Genre: Crime, Mystery, Thriller
Duration: 127 Minutes
Country: USA
Production Company: Cecchi Gori Pictures, New Line Cinema

If you enjoy psychological thriller that will mess with your mind and emotion, then you will definitely love Se7en. Why? Because it is one of the best crime movies ever!

Starring Morgan Freeman and Brad Pitt as two detectives whom assigned to solve a series of sick murders by a mysterious serial killer, Se7en start its story with a deep character conflict between a senior almost retire detective and his rookie partner in a dark creepy crime scene. Just in one scene, two incredible things are presented amazingly by Fincher.

A partnership in a movie more or less always use the same pattern, the same formula, placing two characters that have lots of differences in all aspects. It could be physical, race, age, intellectuality, personality, and many more. The more contrary the characters are, the more interesting the conflict will be. Using the same method, the partnership in Se7en feels more real and not enforced. A young detective that is new to the force with his unstable temper try to prove himself and a veteran detective that is working his last case before his retirement try to solve the case his way, using his calm, slow, and analytical method. This contradiction seems really natural and believable. They do not disagree because of some properties that is added by the movie maker, but because they are two human being from different era, that has different idealism, way of thinking, and all the essential things. We can see them as a human, not just some characters.

Now the case, it is lunatic, cuckoo, out of mind, crazy, mad, sick, you name it. The idea of killing people based on Seven Deadly Sins, the way the killer kills the victim, the condition of the victim when police finds them, they are all genius in a very sick way. Smart brainiac villain is way more scary than the strong and evil one. 

And the most incredible things of all is the ending. It is mindf*ck!! Pardon my language, but I think that is the closest word that can describe the ending. I think no normal human being can come with that kind of ending. Only the most genius and the sickest one can do. And I think it is a serious crime  if someone spoil the ending of Se7en to someone that haven't got the chance to watch it. Seriously, it will ruin the tense, the surprise, everything.

It is a must watch movie for everyone. Yes, everyone!

Rate: 9/10

Tuesday, October 5, 2010

Hustle (TV Series 2004 - Present)


Creators : Tony Jordan
Negara : UK
Bahasa : Bahasa Inggris
Durasi per Episode : 60 Menit
Jumlah Episode satu Season : 6 Episode
Pemain : Adrian Lester, Marc Warren, Robert Vaughn, Jaime Murray, Robert Glenister
Production Company : British Broadcasting Corporation (BBC)
Stasiun TV : BBC
Trailer : http://www.youtube.com/watch?v=zGyIDtBX7f0


Crime, Drama, Mystery

Mirip-mirip dengan Leverage, Hustle juga merupakan tim kriminal dengan pembagian tugas dan kemampuan individu yang mumpuni. Bedanya, Hustle yang produksi BBC ini lebih manusiawi dan lebih banyak dramanya. Tidak seseru Leverage, namun jauh lebih logis dan 'wah' dengan caranya tersendiri. Tidak dibumbui kisah kepahlawanan pembela kebenaran, dan murni merupakan sekumpulan manusia dalam sebuah kru kriminal. Saking logisnya, terkadang saya berpikir kalau saya-pun bisa melakukan apa yang mereka lakukan.

Hustle adalah Crime TV Series yang menceritakan tentang kehidupan seorang Con Artist, bernama Mickey Stone dan kelompoknya. Mickey Stone adalah kriminal yang paling diinginkan kepolisian Inggris. Bagi pihak kepolisian, Mickey Stone begitu terkenal karena kepintaran dan kelicinannya. Sementara bagi Con Man - Con Man Inggris lainnya, Mickey Stone adalah idola dan panutan yang dielu-elukan. Mickey begitu hebat karena dia memiliki tim yang solid dan strategi yang brilian. Mickey selalu mempunyai plan A, plan B, plan C, untuk men-cover semua celah yang mungkin terjadi. Semuanya benar-benar dipikirkan secara matang oleh Mickey.

Kejeniusan Mickey ini didukung pula oleh kru nya yang tidak kalah hebatnya. Albert, Con Artist berpengalaman, yang merupakan guru dari Mickey yang sangat piawai dalam mencari target. Dengan hanya melihat, Albert dapat langsung menganalisis, apa kelemahan dari si target yang dapat dijadikan sebagai pintu masuk dari skenario penipuan yang akan dilakukan oleh krunya. Hubungan antara Mickey dan Albert juga sangat menarik. Mickey sudah dianggap anak oleh Albert, dan Mickey pun sangat menyayangi Albert layaknya ayahnya sendiri.

Danny Blue, adalah seorang con artist amatir yang mengidolakan Mickey. Dengan berbekal naluri dan bakat natural dalam melakukan penipuan, Danny pun diizinkan bergabung dengan kru Mickey. Danny yang bertindak mengikuti naluri dan insting seringkali bertentangan dengan Mickey yang selalu Well Planned. Perbedaan gaya di antara keduanya ini seringkali menjadi masalah dalam skenario-skenario penipuan yang mereka lakukan. Hubungan Mickey dan Danny dapat dikatakan seperti hubungan kakak adik yang saling bersaing membuktikan siapa yang lebih hebat kepada orang tuanya. Hubungan perselisihan ini diperkeruh dengan adanya Stacie.

Stacie adalah seorang wanita cantik yang sangat cerdas. Dengan kecantikan dan kecerdasannya, Stacie menjadi aset yang berharga dalam kru Mickey. Kemampuan akting Stacie juga total. Ia bisa jadi wanita super cantik yang dapat menggoda petugas kepolisian handal, namun dapat juga menjadi petugas museum culun dan tonggos yang tidak dapat dikenali oleh penjaga-penjaga di sekitarnya. Stacie, sebagai satu-satunya wanita di dalam kru, sering mengundang perselisihan, terutama antara Mickey dan Danny. Hubungan Stacie dan Mickey di masa lalu dapat dikatakan cukup dekat dan complicated, sementara ketertarikan Danny pada Stacie yang dianggap angin lalu oleh Stacie seringkali membuat Danny kesal dan menyalahkan Mickey. Bumbu percintaan sederhana ini cukup menarik dan menimbulkan masalah-masalah dalam kasus penipuan yang mereka lakukan.

Selanjutnya, tim ini memiliki Ash Morgan, the fixer. Semua hal logistik keperluan kegiatan penipuan dapat dipenuhi dengan baik oleh Ash. Plan A, Plan B, Plan C, semua rencana yang dimiliki Mickey selalu dishare kepada Ash untuk dipenuhi kebutuhannya. Mobil yang sesuai, surat-surat yang sesuai, koper yang sesuai, semua disiapkan dengan baik oleh Ash. Mickey dan Ash bagaikan dua sahabat yang saling melengkapi antara yang satu dengan yang lain.

Di season-season pertengahan dan akhir, terdapat beberapa pergantian kru. Saya tidak tahu pasti apa alasannya, namun, jumlah dan pembagian tugas di kru ini tidak banyak berubah. Penjelasan alasan perubahan ini di dalam serial pun tidak begitu jelas. Hal ini sedikit banyak mengusik saya dalam menonton serial ini, karena saya sangat menyukai tim inti dari kru Hustle ini karena kemampuan dan hubungan antar manusia di dalamnya. Tapi secara keseluruhan, jalannya cerita tidak begitu banyak dipengaruhi oleh perubahan anggota kru ini.

Selama beberapa waktu, saya sempat terhipnotis oleh serial ini. Saya sering berpikir, cara-cara yang dilakukan Mickey dan kru nya di serial ini begitu mudah dan wajar dilakukan, sehingga sangat mungkin dilakukan oleh orang awam seperti saya. Semuanya hanya bermodalkan sejumlah uang, rencana yang matang, dan kepercayaan diri dalam menipu orang. Semuanya sangat logis dilakukan oleh orang awam. Terlebih lagi, Mickey dan kru nya selalu menyebut rencana-rencana mereka dengan strategi-strategi yang menggunakan nama orang, yang jika saya googling akan menunjukkan nama penipu terkenal di suatu jaman tertentu, seolah-olah strategi yang mereka lakukan benar-benar berdasarkan pada strategi yang pernah dilakukan oleh penipu yang hidup di dunia nyata.

Kelogisan dan fakta sejarah yang sering diungkapkan pada serial ini, benar-benar menjadi keunggulan telak dari serial ini, jika dibandingkan dengan Crime TV Series besutan Hollywood. Mungkin dari segi action, serial ini kalah. Namun, sebagai penggemar kelogisan dan kemanusiawian dalam sebuah karya film dan serial, saya benar-benar takjub dengan serial ini.

Summary

Kru Con Artist yang paling dicari di Inggris. Tentukan target, siapkan plan A, plan B, plan C, sehingga semua celah dapat diperhitungkan, kemudian lakukan penipuan dengan penuh percaya diri. Super logis, sangat manusiawi, dengan porsi drama dan pendalaman karakter yang cukup.

Rate :
8.5/10

Leverage (TV Series 2008 - Present)

Creators : Chris Downey, John Rogers
Negara : USA
Bahasa : Bahasa Inggris
Durasi per Episode : 42 Menit
Pemain : Timothy Hutton, Gina Bellman, Christian Kane, Beth Riesgraf, Aldis Hodge
Production Company : Electric Enterteinment
Stasiun TV : TNT
Official Trailer : http://www.youtube.com/watch?v=wnJRhnAFZDM



Crime, Drama, Mystery, Thriller
Pertama kali saya menonton Leverage, saya langsung teringat pada Ocean Eleven, Twelve, dan Thirteen, di mana sekelompok orang dengan skill-skill tertentu berkumpul untuk menjatuhkan 'orang jahat' dan membalaskan dendam orang-orang yang tertindas. Bedanya, geng bentukan Danny Ocean itu hanya membalaskan dendam dirinya dan orang-orang terdekatnya saja, sementara geng dalam serial Leverage ini bekerja menerima keluhan dan permintaan balas dendam dari orang-orang tertindas, setiap saat dan setiap waktu. Seperti perusahaan sosial penyedia jasa balas dendam yang dapat diakses setiap saat setiap waktu.

Tidak rombongan seperti geng Danny Ocean, Geng Leverage ini hanya terdiri dari lima orang yang sanhat ahli dalam bidangnya masing-masing. Nathan Ford si ketua geng merupakan mantan insurance agency investigator yang bertugas memburu penjahat-penjahat, terutama pencuri-pencuri. Dengan latar belakangnya ini, Nate yang biasanya menyusun strategi untuk menjebak dan menangkap pencuri, sekarang bekerja sebagai mastermind 'kejahatan' yang sulit ditebak dan ditangkap.

Anggota kedua adalah Sophie Devereaux, seorang aktris amatir dengan kemampuan akting begitu buruk di atas panggung, namun memiliki kemampuan akting luar biasa jika sedang beraksi dalam kejahatannya. Sophie merupakan penjahat buruan langganan Nate, oleh karena itu, keduanya memiliki hubungan yang complicated. Dalam geng Leverage ini, Sophie berperan sebagai grifter, orang yang harus mengelabuhi dan membuat target memakan umpan yang direncanakan oleh anggota geng.

Anggota ketiga dalam geng Leverage ini adalah Eliot Spencer, mantan tentara dengan tubuh kekar, ahli senjata, ahli beladiri tangan kosong, memiliki kekuatan yang luar biasa, namun memiliki tempramen yang terkadang meletup-letup, namun masih dalam batas wajar. Sebelum bergabung dengan geng Leverage ini, Eliot sering bekerja sendiri untuk melakukan kejahatan dengan mengandalkan kekuatannya. Dalam geng Leverage, Eliot bertugas sebagai hitter, yang bertanggung jawab melumpuhkan petugas keamanan dan body guard yang tidak dapat dikecoh oleh teman-temannya.

Di era teknologi dan informasi ini, jenis kejahatan dan tindak kriminal ikut berkembang. Di situlah lahir kesempatan untuk Hardison si hacker. Semua jenis kejahatan pencurian, pemalsuan, yang membutuhkan teknologi, Hardison lah ahlinya. Dengan berebekal gadget di tangan, hampir semua pintu bersecurity code, password, alarm, dan code-code lainnya dapat ditaklukkan oleh Hardison. Dalam geng Leverage, Hardison bertugas untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai target, memalsukan ID, membobol security code, dan hal-hal yang berhubungan dengan kejahatan teknologi.

Anggota geng terakhir adalah Parker, si Pencuri. Manurut saya, karakter Parker adalah karakter yang paling menarik dari semua anggota geng di Leverage ini. Parker memiliki masa lalu yang suram dan tidak jelas. Parker sangat kaku, tidak berperasaan, dan sulit bersosialisasi. Namun Parker sangatlah ahli dalam urusan curi-mencuri. Dengan badannya yang langsing dan lentur, Parker dapat menari-nari melewati laser pengaman suatu barang. Parker juga dapat meliuk-liuk di saluran udara suatu gedung. Parker juga terampil bergerak di atas lift atau mobil yang sedang melaju kencang. Parker juga ahli dalam membuka brankas analog, membobol mobil, dan sebagainya. Dalam geng leverage, Parker bertugas sebagai Thief.

Dengan kemampuan individu yang luar biasa dari masing-masing anggota tim, geng Leverage menjadi sebuah geng yang sangat solid untuk melakukan kejahatan yang terstruktur. Dengan sulap hollywood untuk menyenangkan penonton, geng kriminal ini dibuat tobat dan memanfaatkan kemampuannya di jalan yang benar. Mereka menggunakan idealisme Robin Hood, mencuri dari CEO yang kejam, pejabat yang korup, atau penguasa jahat lainnya, untuk membalaskan dendam orang-orang tertindas yang menghubungi mereka.

Bagaimana orang-orang tertindas ini menghubungi mereka, bagaimana modal mereka dapat terkumpul dalam melakukan strategi balas dendam mereka, atau bagaimana dramatisasi konflik batin penjahat yang tobat, tidak pernah dijelaskan lebih lanjut dan tidak pernah diambil pusing oleh sutradara dan penonton. Sejauh atraksi kriminal demi orang tertindas ala Hollywood ini masih menarik dan mengundang decak kagum, orang-orang termasuk saya akan tetap menontonnya.

Summary
Bagaimana jika penjahat-penjahat dengan skill individu yang luar biasa bergabung dalam satu tim untuk membantu orang-orang tertindas dengan cara mencuri dari penguasa-penguasa kejam? Menarik, full action, namun sangat hollywood, sehingga sangat kurang dalam segi drama dan aspek manusiawinya.

Rate : 8/10